Jumat, 26 Agustus 2016

Jahe Lebih Hebat Dari Kemoterapi Untuk Hancurkan Sel Kanker Prostat, Kanker Rahim Serta Kanker Usus. Begini Cara dan Dosis Pakainya! Tolong Dibagikan

Jahe sudah jadi sisi dari obat alami sepanjang beratus-ratus tahun. Bahkan juga, rimpang ini sudah dipakai untuk penyembuhan banyak penyakit lantaran mempunyai banyak karakter obat. Tidak cuma itu ilmu dan pengetahuan moderen sudah mengakui manfaat kesehatan jahe.


Jahe Memiliki kandungan Senyawa Anti Kanker
Jahe memiliki kandungan gingerol, paradols, serta shagaols, yang semua adalah senyawa antikanker, seperti yang diketemukan dalam satu riset yang diterbitkan dalam Journal of Food and Chemical Toxicology. Beberapa riset lain juga sudah menyatakan kalau jahe begitu efektif dalam menghancurkan beberapa sel kanker di prostat, ovarium, serta kanker kolorektal. Diluar itu, sebagian orang yakin kalau karakter antikanker jahe mungkin saja bahkan juga lebih kuat dari kemoterapi.

Jahe Tewaskan Sel Kanker Prostat
Satu studi di Amerika, yang diterbitkan dalam British Journal of Nutrition, temukan kalau ekstrak jahe (zingiber officinale Roscoe) dapat hentikan perubahan sel kanker prostat pada manusia saat diolah dengan dosis harian 100mg per kg berat badan. Hasil riset tunjukkan kalau ekstrak jahe kurangi perkembangan kanker prostat pada sekitaran 56% dari subyek. Beberapa peneliti memprediksi kalau makan jahe fresh 100g satu hari bakal memberi hasil yang sama pada orang dewasa dengan berat 70 kg.

Riset ini dapat mengungkap kalau jahe tak memengaruhi beberapa sel lain pada badan, seperti beberapa sel tulang atau lambung, yang juga membelah dengan cepat.

Beberapa peneliti menyimpulkan : “penelitian ini yaitu laporan pertama untuk melukiskan identifikasi serta pelajari detil in vitro serta in vivo kesibukan antikanker dari semua GE (ekstrak jahe) dalam pengelolaan therapy kanker prostat manusia. ”

Segalanya diperhitungkan, jahe mungkin saja dapat dibuktikan jadi penyembuhan kanker prostat lebih efektif dari pada kemoterapi sebagai kemoterapi juga memengaruhi beberapa sel sehat pada badan.

Sel jahe dapat membunuh sel Kanker ovarium
Angiogenesis menerangkan munculnya kanker. Angiogenesis yang dihentikan pada step awal, itu bermakna kalau kanker dapat juga dihindari dengan cara efisien.

Satu studi yang diterbitkan oleh BMC Complementary and Alternative Medicine temukan kalau perkembangan sel kanker bisa dihambat oleh bahan aktif dalam jahe yang mempunyai karakter anti-angiogenik. Bahkan juga, riset tunjukkan kalau jahe begitu berguna untuk mencegah serta penyembuhan kanker ovarium.

Dalam eksperimen dihidangkan Cancer Association Amerika, peneliti dari University of Michigan tunjukkan kalau jahe efisien menghancurkan beberapa sel kanker. Diluar itu, beberapa sel kanker ovarium tak jadi resisten pada jenis therapy seperti kemoterapi.

Jahe sesungguhnya menunjukkan lebih berguna untuk pasien kanker ovarium dibanding kemoterapi lantaran memberi resikonya yang lebih sedikit, kurang beracun serta tak dipakai resistensi obat.

Jahe serta Kanker kolorektal
Pada 2003 Frontiers di konferensi Cancer Prevention Research, peneliti tunjukkan bukti substansial kalau jahe membuat perlindungan pada kanker kolorektal. Serta ini bukanlah hanya satu studi untuk menunjukkan karakter antikanker jahe.

Satu studi 2015 yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition mengungkap kalau jahe bukan sekedar berguna untuk mencegah kanker kolorektal, namun akar ini dapat juga menghancurkan beberapa sel kanker kolorektal yang telah ada. Ini betul-betul bikin jahe pilihan therapy untuk mereka yang berjuang dengan kanker kolorektal.

Kenapa Jahe Mempunyai Potensi Tambah baik dari Kemoterapi?
Terdapat beberapa bukti yang tunjukkan kalau jahe begitu berguna untuk mencegah sebagian type kanker termasuk juga ovarium, prostat, serta kanker kolorektal. Satu diantara keuntungan paling besar jahe membawa yaitu kalau ia sediakan penyembuhan alami serta kurang invasif dibanding kemoterapi. Ini bermakna kalau jahe menghancurkan beberapa sel kanker cuma sesaat meninggalkan beberapa sel sehat utuh. Plus, itu tak beracun.

Hanya satu yang mungkin saja kemunduran yaitu kalau ekstrak jahe masihlah tidak bisa dipakai sebagai penyembuhan antikanker memenuhi prasyarat lantaran riset selanjutnya butuh dikerjakan pada manusia. Yakni, beberapa besar studi selama ini sudah dikerjakan in vitro atau pada tikus.

Langkah Memakai Jahe sebagai Obat
Sebagai karakter melawan kanker jahe yang tidak terbantahkan, yang paling bisa Anda kerjakan untuk memetik faedah kesehatan Jahe yaitu memasukkannya dalam diet seimbang Anda. Dosis harian yang direferensikan untuk jahe yakni 4 g /hari, terkecuali untuk wanita hamil, yang perlu membatasi konsumsi mereka untuk 1g /hari.